10 Tips agar komputer tidak lambat
Seiring berjalannya waktu, Komputer / Laptop akan mulai
lambat ketika sudah lama dipakai dan banyak software yang terpasang di komputer
/ laptop. Bahkan, komputer dengan prosesor tercepat sekalipun dapat mulai
berjalan lambat dari waktu ke waktu. Namun, itu tidak berarti anda harus
mengganti mesin laptop / komputer anda dengan yang baru atau membawanya ke
tempat servis. Anda sendiri dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan cara
yang mudah dan murah.
Berikut ini adalah 10 Tips agar
komputer anda tidak lambat yang terbukti. Beberapa tips bahkan sering dipakai
oleh ahli komputer juga.
1. Periksa ruang kosong (free space)
pada Hard disk
Ketika anda memakai komputer, entah itu menyimpan berkas, foto, musik atau
bahkan memasang software, maka ruang pada hard disk akan berkurang. Anda harus
selalu memperhatikan ruang kosong yang ada di hardisk karena Windows memakai
beberapa ruang untuk menyimpan informasi yang akan digunakan saat menjalankan
program / software. Jika ruang pada hard disk yang tersedia dibawah titik tertentu,
maka Windows akan mulai berjalan lambat. Setidaknya sisakan 15% dari ruang hard
disk yang anda punya. Ketika ruang yang tersedia dibawah 15%, maka anda harus
mulai memikirkan untuk menghapus beberapa berkas atau foto yang ada. Anda bisa
juga memindahkan berkas yang ada pada komputer / laptop ke hard disk eksternal
jika anda mempunyai uang yang lebih.
Untuk memeriksa ini, buka file
explorer > klik kanan pada drive C (Local Drive C) > pilih Properties.
Akan muncul informasi ruang yang telah digunakan dan ruang bebas yang tersedia.
Jika sebagian besar telah penuh, anda harus menghapus beberapa program yang
tidak digunakan dan juga menghapus berkas dari hard disk anda.
2. Hapus berkas-berkas sementara
(Temporary files)
Setiap kali anda bekerja menggunakan komputer, maka berkas semantara (temporary
files) yang disimpan pada hard disk anda akan meningkat. Pada Windows 10 yang
saya gunakan sekarang ini, ada program yang bernama “Disk Cleanup”. Program ini
dapat membersihkan file download, Temporary Internet Files, Recycle Bin, Setup
Log Files dll. Dengan program ini anda dapat mengosongkan berkas yang anda
tidak perlukan lagi.
Untuk menggunakannya cukup mudah. Bagi
pengguna windows 10, klik tombol windows pada hardisk dan ketikkan “Disk
Cleanup” (tanpa tanda petik. kemudian pilih drive C.
3. Singkirkan berkas yang berukuran
besar dari Desktop.
Menyimpan semua file dan program di desktop mungkin berguna, tapi itu benar-benar
dapat memperlambat kinerja komputer anda. Ketika anda menyimpan berkas di
desktop, maka ruang bebas yang terpakai adalah local disk C, yang artinya
berkas anda berada satu lokasi dengan sistem windows anda. Lebih baik anda
menyimpan berkas anda pada lokasi yang berbeda, misalnya pada drive D atau
drive lainnya.
Setelah anda menyimpan berkas pada
drive lain, anda masih dapat mengaksesnya pada dekstop dengan cara membuat shortcut.
Cara membuat shortcut pun cukup mudah. yaitu dengan cara klik kanan pada berkas
> send to > desktop.
4. Rutin Defragmentasi
Seiring waktu, hard drive menjadi terfragmentasi dengan ratusan file rusak di
banyak lokasi di seluruh drive. Pada akhirnya, ini memperlambat waktu respon
komputer karena membutuhkan waktu lebih lama untuk mengakses informasi. Itu
sebabnya menggunakan program Defragment dapat memainkan peran penting untuk
mempercepat komputer Anda.
Defragmentasi adalah sebuah proses untuk menangani berkas-berkas yang
mengalami fragmentasi internal. Sebuah berkas dikatakan terfragmentasi mana
kala berkas tersebut tidak menempati ruangan yang saling berdekatan dalam
penyimpanan fisik. Fragmentasi dapat menyebabkan subsistem media penyimpanan
melakukan operasi pencarian data yang lebih banyak, sehingga dengan kata lain
berkas terfragmentasi dapat memperlambat kerja sistem, khususnya pada saat
melakukan operasi yang berkaitan dengan media penyimpanan. (wikipedia)
Untuk menjalankan program ini, buka
file explore > klik kanan pada drive C > pilih properties > buka tab
tools dan pilih “Optimize”. Setelah itu pilih drive yang akan di defrag.
Misalnya drive C, lalu klik “Optimize”. Lakukan hal ini minimal sebulan sekali.
5. Periksa kesalahan disk
Hal penting lainnya agar komputer tidak menjadi lambat adalah memperbaiki
kesalahan disk yang biasanya disebabkan karena mematikan (shutdown) windows
secara tidak benar atau secara tiba-tiba, software rusak, kesalahan metadata,
dan lain-lain. Anda dapat mencegah terjadinya hal tersebut dengan memeriksa
hard disk anda. Untuk melakukannya anda masuk ke file explorer > klik kanan
pada Local drive C > Properties > pilih tab tools > klik Check.
Idealnya scan penuh harus dilakukan setiap bulan untuk mencegah masalah yang
akan terjadi.
6. Uninstall / hapus program yang
tidak digunakan.
Anda dapat memperbesar ruang penyimpanan dan memori dengan menghapus program
yang tidak anda gunakan. Seperti software uji coba yang sudah habis masanya
atau game yang telah anda selesaikan. Caranya cukup mudah untuk menghapus
program-program tersebut. silahkan tekan tombol windows > ketik “Control
panel” (tanpa tanda petik) > Programs > Uninstall a program.
Lakukan hal ini minimal sebulan
sekali agar komputer tidak menjadi lambat.
7. Menghentikan program yang
berjalan ketika komputer dinyalakan.
Ada beberapa program yang langsung akan berjalan secara otomatis ketika anda
baru menyalakan komputer. Semakin banyak program yang seperti ini, maka
komputer anda pun akan menjadi lambat. Oleh karena itu, salah satu cara yang paling
penting untuk membuat komputer Anda lebih cepat saat dinyalakan adalah mengubah
konfigurasi sistem.
Caranya adalah tekan tombol windows
+ R > ketikkan “msconfig” (tanpa tanda petik) > pilih tab start up. Hapus
tanda centang jika anda merasa program tersebut tidak diperlukan ketika baru
dinyalakan.
Periksalah hal ini setiap anda baru
saja memasang / menginstall sebuah program baru, atau minimal sebulan sekali
untuk memastikan tidak ada yang berubah.
8. Hapus virus yang bandel
Komputer lambat sering disebabkan oleh program yang tidak diinginkan. Berbicara
tentang program yang tidak diinginkan, maka itu akan tertuju pada virus,
malware, atau spyware yang berjalan di latar belakang dan mengambil sumber daya
sistem. Program-program tersebut tidak hanya membuat komputer menjadi lambat,
tetapi juga dapat merekam semua yang anda lakukan atau juga mengirim spam. Anda
harus menghapus program ini secepatnya.
Cara paling mudah untuk menghapus
program yang tidak diinginkan tersebut adalah dengan cara memasang AntiVirus.
AVG dan Avast adalah dua pilihan antivirus gratis yang terbaik saat ini. Anda
juga bisa mengkombinasikan dua antivirus tersebut dengan SMADAV, SMADAV sendiri
adalah antivirus buatan anak Indonesia yang cukup ampuh untuk membasmi
virus-virus lokal.
9. Menambah kapasitas RAM
Penyebab lain yang menjadikan komputer anda lambat adalah memori yang tidak
memadai. Semakin banyak program yang digunakan secara bersamaan, maka akan
banyak pula memori yang akan digunakan. Ketika memori yang digunakan tidak
cukup, software akan berjalan lambat. Salah satu cara mengatasi masalah ini
adalah dengan menambah kapasitas RAM. RAM yang tersedia saat ini di toko-toko
komputer bisa didapat dengan harga murah. Atau bisa juga anda membeli RAM bekas
tetapi masih layak digunakan.
Jangan lupa juga bahwa sistem OS
Windows 32 Bit hanya mendukung hingga 4GB RAM. Jika anda memasang RAM diatas
4GB, saya sarankan beralih ke Windows 64 bit agar kinerja dari RAM tersebut
bisa maksimal.
10. Restart PC Anda secara rutin.
Akhirnya, salah satu tips yang mudah agar komputer atau laptop tidak lambat
adalah me-restart komputer Anda setidaknya sekali sehari . Ini akan membersihkan
semua proses yang berjalan di latar belakang dan menghapus sampah di RAM yang
memakan banyak ruang dan memperlambat PC Anda.
Itulah 10 tips agar komputer tidak
lambat. Lakukanlah tips diatas agar performa komputer anda dapat maksimal dan
lebih nyaman untuk digunakan. Sekian dari saya. Jika ada saran inovatif
lainnya, silahkan sampaikan pada kolom komentar dibawah.