Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Januari 2017

7 Langkah Cara Mencuci Tangan yang Baik dan Benar

Cuci tangan 7 langkah merupakan cara membersihkan tangan sesuai prosedur yang benar untuk membunuh kuman penyebab penyakit. Dengan mencuci tangan anda pakai sabun baik sebelum makan atau pun sebelum memulai pekerjaan, akan menjaga kesehatan tubuh anda dan mencegah penyebaran penyakit melalui kuman yang menempel di tangan. Bagaimana langkah cuci tangan yang benar?

Senin, 30 Januari 2017

Tips Cara Supaya Anak Cepat Gemuk

Setiap orang pasti dirinya agar tetap sehat wal'afiat terutama bagi orang tua yang peduli akan kesehatan si buah hatinya. Baiklah sebelum kita masuk pada inti permasalahan saya akan membahas terlebih dahulu beberapa hal penting tentang kesehatan si anak.

Perlu Anda ketahui tidak semua anak tercukupi gizi nya, ada beberapa permasalahan yang menjadi penyebab tubuh anak kekurangan nutrisi dan asupan gizi sehingga berat badan anak akan terganggu. Saat masa pertumbuhan nya kebutuhan gizi anak harus benar-benar di jaga supaya bisa terpenuhi sehingga tubuh anak tidak menjadi kurus. Perlu penanganan yang tepat dan serius sejak dini untuk menjaga berat badan si anak. Pola makan dan asupan nutrisi yang cukup akan sangat membantu pertumbuhannya. Sebagai orang tua kita harus peduli jumlah gizi yang di butuhkan untuk anak kita agar masalah berat badannya bisa teratasi. Namun sayangnya tidak semua orang tua menyikapi hal ini dengan serius sehingga saat sudah tubuh si anak kurus barulah orang tua menyadarinya.

Oke sekarang bagaimana caranya supaya anak bisa cepat gemuk? Di sini ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan tidak hanya asupan gizi nya atau pun jenis makanan yang di makan oleh si anak. Untuk lebih lengkapnya silahkan simak di bawah ini.

Ini Dia Cara Mengatasi Pilek pada Bayi 3 Bulan Secara Alami



Bayi sedang mengalami pilek yang menyebabkan hidung tersumbat, Bunda sebagai ibu pasti sangat merasa khawatir. Pada waktu pilek biasanya bayi mengalami kesulitan saat tidur, rewel dan juga kesulitan dalam bernafas.
Oleh sebab itu ibu harus mengetahui cara yang benar untuk mengatasi pilek pada bayi.
Salah satu penyebab bayi sering pilek adalah karena sistem kekebalan tubuh pada bayi belum maksimal, membuat bayi lebih gampang terserang penyakit. Sekitar lebih dari 200 virus yang berbeda mnimbulkan pilek dan bayi akan mengembangkan kekebalan terhadap virus-virus tersebut.
Orang dewasa sudah terkena penyakit pilek dengan berbagai virus yang berbeda. Bayi juga harus mendapatkan semua dari virus tersebut sehingga menjadi kebal terhadap semua virus dingin.
Saat bayi tumbuh, bayi mungkin akan menjelajahi, menjilati dan memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya, sehingga akan mudah baginya terkena virus flu dingin.
Kemudian bayi juga memasukan jari ke mulut atau hidung atau menggosok matanya dan virus akan mendapatkan kesempatan untuk masuk kedalam tubuh bayi.
Bayi mungkin akan sakit lebih sering selama musim gugur dan musim dingin karena udara. Bayi juga banyak menghabiskan waktu selama cuaca dingin di dalam ruangan, di mana virus bisa menyebar lebih mudah dari satu orang ke orang lain dalam satu keluarga.

Kamis, 26 Januari 2017

Belajar Menggambar Untuk Anak


Pada artikel ini saya akan berbagi tutorial belajar mengambar untuk anak-anak. Menggambar adalah kegiatan menuangkan imajinasi, ekspresi dan emosi menjadi bentuk visual berupa goresan-goresan yang dihasilkan dari alat gambar. Anak-anak biasanya suka berimajinasi setelah melihat sesuatu yang menarik yang ada disekitarnya dan imajinasi tersebut bisa dituangkan melalui proses kegiatan menggambar. Menggambar dan mewarnai adalah kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak. Lewat menggambar, mereka bisa menuangkan beragam imajinasi yang ada di kepala mereka. Gambar-gambar yang mereka hasilkan juga dapat menunjukkan tingkat kreativitas dan suasana hati masing-masing anak.



Kegiatan Menggambar juga memiliki manfaat bagi perkembangan anak. Manfaat menggambar untuk anak-anak yaitu:

1. Sebagai Media Berekspresi

Seperti halnya orang dewasa, aktifitas mewarnai terutama mewarnai bidang kosong merupakan cara bagi si kecil untuk mengungkapkan perasaaan dirinya. Melalui gambar yang dibuatnya dapat terlihat apa yang sedang dirasakannya, apakah itu perasaan gembira atau perasaan sedih.

Rabu, 25 Januari 2017

Tips Cara Mengatasi Rambut Rontok Pada Anak

Tips Cara Mengatasi Rambut Rontok Pada Anak, cara mengatasi rambut rontok pada anak sudah banyak dicari karena rambut rontok pada anak cukup membuat para orang tua khawatir. Pemberian obat-obatan pada anak kecil tidak boleh dilakukan secara berlebihan karena ditakutkan memiliki efek samping pada anak tersebut. Oleh karena itu sebagai orang tua sebaiknya anda siaga dan selalu memperhatikan anak anda.

Penyebab rambut rontok pada anak biasanya disebabkan oleh stress akibat tekanan mental yang berlebihan. Untuk lebih jelasnya silahkan anda baca artikel saya mengenai penyebab rambut rontok pada anak. Selain itu untuk mencegah rambut rontok terjadi pada anak anda sebaiknya anda menghindari penggunaan shampoo yang berubah-ubah pada anak anda. Selain itu hindari juga penggunaan sisir yang terlalu rapat dan menguncir rambut anak dengan ikatan yang terlalu kencang.

Mengatasi rambut rontok harus dilakukan hati-hati terutama jika masalah rambut rontok terjadi pada anak-anak. Untuk itu silahkan baca cara mengatasi rambut rontok pada anak berikut ini.

Senin, 23 Januari 2017

5 Cara Melatih Balita Berbicara

cara melatih balita yang terlambat bicara
cara melatih balita yang terlambat bicara
Keterlambatan bicara pada balita merupakan salah satu masalah umum beberapa orang tua yang mengeluhkan mengenai kondisi yang terjadi pada  anak mereka. Keterlambatan bicara adalah suatu kondisi ketika balita Anda tidak berbicara sama sekali atau hanya bisa mengucapkan beberapa kata. Menurut penelitian, telah ditemukan bahwa satu dari setiap lima anak mengalami keterlambatan dalam bicara.
Jika balita Anda belum dapat / belum mulai berbicara pada usia 2 tahun atau bahkan di atas 2 tahun, maka sebagai orangtua Anda perlu berkonsultasi masalah ini dengan dokter anak Anda. Ada teknik untuk melatih/merangsang bicara pada balita sehingga setiap orangtua harus menerapkannya untuk meningkatkan kemampuan balita yang terlambat berbicara. Berikut Sharing di Sini Beberapa cara meningkatkan perkembangan balita yang terlambat berbicara.

Minggu, 22 Januari 2017

7 Cara Ampuh Menidurkan Bayi

7 Cara Ampuh Menidurkan AnakTIDUR menjadi kebutuhan paling mendasar untuk menjaga kesehatan tubuh. Tidur yang cukup tidak hanya diperlukan orang dewasa, tetapi juga bayi dan anak-anak. Begitu pula masalah sulit tidur, anak-anak pun kadang mengalaminya.
Para orang tua sepertinya tahu betapa sulitnya menghadapi anak yang kurang tidur. Mereka akan rewel, tidak tenang, dan berpotensi mengganggu istirahat Anda pula.
Jika anak Anda mengalami kesulitan tidur, cobalah 7 cara berikut untuk membantu menidurkan si kecil.
1. Mengayun
Salah satu cara terbaik untuk menidurkan anak adalah dengan mengayunnya. Tak heran saat ini bounce chair yang bisa berayun lembut menjadi perlengkapan bayi yang populer. Gerakan mengayun lembut akan membuat bayi mengantuk dan cepat tertidur. Namun mengayun bayi di gendongan orang tua akan lebih efektif. Momen ini juga menjadi saat terbaik untuk membangun ikatan batin orang tua dan anak.
2. Suara lembut
Saat anak sulit tidur, suasana yang terlalu ramai dan gaduh makin membuatnya sulit tertidur. Buatlah suasana sunyi dan perdengarkan musik-musik lembut untuk membantunya merasa relaks dan siap terlelap. Suara-suara alami seperti suara deburan ombak, embusan angin, atau rintik air hujan juga sangat efektif mendatangkan kantuk.

Sabtu, 21 Januari 2017

Tips Mengajarkan Musik Pada Anak

  • Musik selalu menjadi bagian dari hidup, tanpanya dunia tentu akan terasa hampa. Tidak hanya diperuntukkan bagi orang dewasa tetapi musik dapat dinikmati oleh semua kalangan, termasuk anak-anak. Begitu banyak penelitian akan manfaat musik bagi kita, terutama bagi kesehatan tubuh termasuk otak.
    Bahkan musik bagi anak tidak hanya bertujuan sebagai hiburan tetapi juga bermanfaat lebih sebagai alat belajar yang berguna bagi tumbuh kembang anak. Ini sebabnya mengapa banyak orang tua disarankan untuk memperkenalkan musik bagi anak mereka sedini mungkin, bahkan sejak masih di dalam kandungan.
    Bagaimana cara baik menumbuhkan minat musik pada anak? Simak cara mudahnya berikut ini.
  • 1. Mendengarkan lagu

    Cara yang paling mudah memperkenalkan anak pada musik adalah lewat lagu. Putarlah playlist lagu untuk anak Anda, baik lagu anak-anak atau musik klasik yang bermanfaat baik baginya. Memperdengarkan lagu kanak-kanak yang sederhana dan mendidik pun dapat membuat anak merasa senang, bernyanyi sambil belajar.

Selasa, 17 Januari 2017

Cara Aman Membersihkan Telinga Bayi

Karena masih sensitif, kita tidak bisa sembarangan membersihkan kotoran telinga anak. Salah-salah pendengaran anak jadi berkurang. Ada sederet kiat aman membersihkan telinga anak.

Organ pendengaran yang satu ini amat vital perannya. Kalau rusak, bisa-bisa anak Anda akan terganggu pendengaran dan perkembangan bicaranya. Jadi, hati-hatilah.

Hati-hati menyumbat telinga. Kotoron telinga (serumen atau ear wax) adalah produk normal yang hanya diproduksi kulit liang telinga. Sebenarnya, cairan lendir lengket yang dikeluarkan oleh kelenjar serumen ini merupakan substansi penting untuk menangkap benda-benda asing dari luar (seperti kotoran, debu, dan serangga); sehingga tidak dapat mencapai bagian liang telinga yang lebih dalam atau gendang telinga. Singkat cerita, serumen berfungsi sebagai pelindung telinga.

Senin, 16 Januari 2017

5 Tips Membiasakan Anak Menggosok Gigi

bagaimana cara membersihkan gigi bayi?
Mulailah membersihkan gigi si buah hati sedini mungkin. Ayah bunda dapat membersihkan gigi bayi segera setelah tumbuh. Meski giginya masih berstatus gigi susu dan belum tumbuh semua, ayah bunda tetap harus memperhatikan kebersihan dan kesehatan gigi mereka karena sehat tidaknya gigi permanen si kecil sangat dipengaruhi oleh bagus tidaknya gigi susu mereka.
Ikuti tips di bawah ini untuk memulai kebiasaan baik menggosok gigi sejak dini bagi si kecil.
1. Mulailah membersihkan gigi si kecil dengan kain lembut yang dibasahi dengan air. Bunda juga bisa menggunakan jari dengan cara menggosokkan jari yang dibasahi untuk membersihkan gigi bayi satu demi satu. Beberapa perusahaan telah menyediakan pilihan sikat gigi anak dengan bulu sikat yang lembut. Setelah bayi lebih siap, bunda bisa mulai menggunakan sikat gigi ini.
2. Saat si kecil menginjak usia 18 bulan, bunda bisa mulai mengajarkannya menyikat gigi sendiri. Mungkin, si kecil tidak mau menyikat gigi tanpa ditemani hingga usia 5 tahun. Karena itu selalu luangkan waktu untuk mendampingi si kecil untuk menyikat gigi 2 kali sehari. Ingatlah bahwa hal ini sangat penting untuk menanamkan kedisiplinan dan kebiasaan baik menggosok gigi sejak belia. Ketika si kecil sudah lebih besar, ingatkan ia untuk menggosok gigi bagian atas dan bawah. Selalu ingatkan juga untuk menggosok gigi secara menyeluruh, bukan hanya bagian gigi yang terlihat saja.

Minggu, 15 Januari 2017

Tips Mengganti Popok Bayi Ketika Tidur






 
Meski terkesan mudah, namun ada strategi tersendiri saat Anda harus ganti pokok. Berikut tipsnya:
  1. Ganti popok secara berkala agar kulit bayi tetap kering. Cek kondisi popok secara rutin, apalagi ketika bayi Anda tetap tidur pulas meski popoknya dipenuhi kotoran dan air seni. Ganti popok bayi minimal 2-3 jam sekali, sebelum atau sesudah bayi diberi ASI agar bayi terhindar dari ruam popok.
  2. Siapkan semua dalam jangkauan tangan Anda. Bayi sangat mudah terguling dari tempat dia diletakkan. Karena itu, siapkan di dekat Anda: matras atau pelapis meja ganti, popok bersih (sebaiknya lebih dari 1), kapas, baskom berisi air hangat, tisu basah, krim anti ruam (untuk kulit sensitif), pakaian bersih, keranjang untuk meletakkan pakaian kotor, dan handuk.
  3. Letakkan bayi secara telentang di atas permukaan datar. Lepaskan celana bayi lalu gulung bajunya hingga ke atas dada agar tidak terkena kotoran. Jika terkena, segera lepaskan dan letakkan di dalam keranjang pakaian kotor. Lepaskan perekat/ ikatan popok lalu lipat ke arah belakang hingga terlepas dengan sendirinya. Dengan demikian kotoran yang berada di bagian dalam popok tak akan mengotori kain lain yang berada di sekitar meja ganti.

Sabtu, 14 Januari 2017

14 Cara Mengatasi Sakit Gigi

Di dalam gigi ada namanya pulpa gigi yang terdiri dari pembuluh darah, jaringan, dan saraf-saraf yang sensitif. Sakit gigi dapat terjadi ketika pulpa mengalami peradangan. Terkadang peradangan tersebut cukup parah, sehingga menyebabkan munculnya rasa linu, nyeri, dan bengkak di sekitar area gigi.

Peradangan itu sendiri dapat disebabkan karena berbagai faktor, antara lain adanya penumpukan nanah di bagian dasar gigi akibat infeksi bakteri (abses periapikal), gigi retak, penyusutan gusi, kerusakan gigi yang menyebabkan lubang, rusaknya tambalan, dan gigi yang terjepit antara gigi lainnya ketika tumbuh.

Mereka yang menderita sakit gigi berlubang biasanya akan mengalami gejala seperti nyeri di sekitar gigi dan rahang, pembengkakan, sakit kepala, bahkan sampai demam. Tingkat keparahan nyeri sendiri cukup bervariasi, mulai dari ringan sampai berat. Dan menurut kemunculannya, nyeri bisa timbul dan hilang secara terus-menerus (konstan) atau berulang-ulang.

Cara mengobati sakit gigi berlubang secara alami

Saya sendiri termasuk penderita sakit gigi berlubang. Ketika makan, rasa nyeri dan ngilu kadang muncul menyiksa. Terutama ketika mengonsumsi makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin. Selain itu, disaat musim dingin seperti malam hari kadang rasa nyeri tersebut semakin parah dan menjadi-jadi, sehingga menyebabkan saya susah tidur malam hari.

Akan tetapi kamu tak perlu cemas, sebab kali ini saya akan mencoba share cara mengatasi sakit gigi berlubang secara alami. Ada banyak kok obat sakit gigi berlubang yang bisa kamu coba. Masing-masing obat gigi tradisional tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Lalu bagaimana cara mengobati sakit gigi berlubang secara alami itu? berikut informasi selengkapnya.

Rabu, 11 Januari 2017

6 Hal Uuntuk Membiasakan Anak Bangun Pagi

Si Kecil sudah mulai bersekolah playgroup di tahun ajaran baru ini. Jika biasanya ia bermalas-malasan di pagi hari, kini kebiasaan ini harus diubah. Supaya tidak terlambat ke sekolah, Anda harus melatihnya bangun pagi dan bersiap-siap ke sekolah .
Tahun ajaran baru kali ini, si Kecil mulai bersekolah di playgroup. Ia begitu antusias menyambut sekolah barunya ini. Bersekolah di playgroup akan menjadi pengalaman pertamanya bersekolah. Bertemu dengan teman baru, bernyanyi bersama, bermain dan belajar bersama guru.
Setelah mulai bersekolah, aktivitas si Kecil tentu semakin banyak. Sebelum sekolah, si Kecil mungkin saja terbiasa bangun lebih siang dan sulit sekali disuruh mandi. Bangun tidur langsung duduk di depan televisi dan asyik nonton kartun kesukaannya. Ketika disuruh mandi, masih saja beralasan. Begitu pun saat disuruh sarapan, acap menolak dan memilih ngemil sambil nonton televisi. Kini, ketika sudah mulai bersekolah, kebiasaan tersebut harus diubah. Si Kecil tak bisa bangun siang dan bermalas-malasan di pagi hari karena harus cepat-cepat pergi ke sekolah. Sarapan pun tak boleh dilewatkan supaya perutnya tidak kosong dan lapar saat di sekolah.
Banyak Ibu yang mengeluh susah sekali mengubah kebiasaan anak saat sudah mulai bersekolah. Awalnya anak bersemangat bangun pagi dan bersekolah, tapi lama-lama kembali ke kebiasaan lamanya saat belum bersekolah, yakni tak mau bangun pagi. Padahal, di pagi hari Anda sangat sibuk. Dengan waktu yang singkat harus memasak, menyiapkan sarapan, beres-beres rumah, dan membantu si Kecil bersiap-siap ke sekolah.
Jika si Kecil tak mau bangun pagi-pagi dan segera bersiap-siap ke sekolah, bisa-bisa ia terlambat masuk sekolah atau bahkan tidak berangkat sekolah. Cara-cara berikut ini dapat Anda lakukan untuk membiasakannya bangun pagi dan siap-siap ke sekolah:
  1. Tidak tidur larut malam
    Tidur terlalu larut di malam hari akan membuat anak susah bangun di pagi harinya. Buatkan jadwal tidur anak, misalnya mulai tidur pukul 20.00, kemudian bangun 05.00. Jika anak masih saja susah diajak tidur, Anda dapat mematikan lampu dan mengajak seluruh anggota keluarga untuk tidur. Jika anak memiliki jam tidur yang cukup, pagi harinya tubuh pun akan terasa segar dan tidak malas memulai aktivitas.
  1. Menyalakan alarm
    Supaya Anda tidak susah membangunkan si Kecil, coba nyalakan alarm di kamarnya sesuai dengan jadwal ia bangun. Sebagai contoh, atur alarm pada pukul 05.00 yang sudah Anda sesuaikan dengan durasi aktivitas anak sebelum berangkat ke sekolah, seperti mandi pagi, memakai seragam, merapikan rambut, sarapan, dan menyiapkan keperluan sekolahnya.
  1. Membuka tirai jendela kamarnya
    Buka tirai jendela di kamar si Kecil untuk membuatnya lekas bangun. Sinar matahari dan dinginnya udara di luar kamar dapat membuat anak yang tidur segera terbangun. Sinar matahari di pagi hari juga sangat bagus untuk kesehatan tulang si Kecil.
  1. Melakukan kegiatan menyenangkan di pagi hari
    Saat anak masih malas beraktivitas di pagi hari, Anda dapat mengajaknya melakukan kegiatan menyenangkan yang akan membuat tubuhnya lebih segar, seperti jalan-jalan berkeliling sekitar rumah dan berolahraga. Setelah itu, baru bisa mandi dan bersiap-siap ke sekolah.
  1. Letakkan perlengkapan sekolah di tempat yang mudah dijangkau
    Anda dapat melatih kemandirian si Kecil untuk menyiapkan perlengkapan sekolahnya sendiri. Biarkan dia mencari buku pelajarannya, tas sekolah, topi, dan sepatunya. Letakkan saja perlengkapan tersebut di tempat yang mudah dijangkau anak, misalnya tas, buku, dan topi di meja belajarnya dan sepatu di rak sepatu. Hal ini akan membuat anak belajar menyiapkan kebutuhannya sendiri dan mengurangi kesibukan Anda di pagi hari. Anak pun tidak akan terlambat ke sekolah karena sudah belajar menyiapkan keperluan sekolahnya sendiri.
  1. Orang tua menjadi contoh yang baik
    Untuk membuat si Kecil bangun pagi dan tidak malas bersiap-siap ke sekolah, orang tua bisa memberikan contoh yang bisa diteladaninya. Biasakan bangun pagi-pagi, mandi, sarapan, dan segera beraktivitas supaya si Kecil dapat mencontohnya.
Semoga bermanfaat.
Sumber

Minggu, 08 Januari 2017

Tips Melatih Anak Berjalan

Mulai dari merangkak, duduk, melangkah berjalan sampai berlari. Proses belajar berjalan balita adalah momen luar biasa. Lakukan cara seru ini untuk melatihnya berjalan. Jangan lupa beri pujian atas usahanya untuk berjalan tanpa dibantu.    


Hasil gambar untuk anak berjalan
  • Berdiri tegak. Bantu anak berdiri sehingga dia tegak berdiri dan menjejakkan kedua telapak kakinya dengan mantap tanpa bantuan selama setengah menit. Bila anak jatuh duduk, rangsanglah untuk mulai belajar bangkit berdiri sendiri. Bila tahap ini sudah dilewati dan balita mau mencoba melangkah sendiri, maka dia siap untuk berjalan dengan berpegang pada kedua tangan Anda.
  • Pegang tangan.  Beri anak kesempatan untuk berjalan dengan salah satu atau kedua tangannya sambil memegang tangan Anda dalam jarak dekat. Kegiatan ini mungkin saja melelahkan, tapi kuatkan diri untuk melakukannya.
  • Berdiri di boks. Biarkan balita berdiri di salah satu sudut boksnya yang diberi pelindung (bumper) di sekeliling bagian dalamnya. Ajarkan dia berpegangan pada pagar boks, lalu biarkan dia berjalan menyusurinya. Cara ini cukup aman karena bila bayi jatuh, tubuhnya akan membentur kasur boks atau bantal. Biarkan balita  jatuh-bangun dalam usahanya untuk berjalan. Waktu 30 menit latihan jalan ini lebih dari cukup untuknya.
  • Berenang. Biarkan anak berlatih berjalan dengan pengawasan Anda di dalam kolam plastik berisi air atau bola-bola kecil. Dia akan merasa lebih ringan berjalan dan tidak sakit bila jatuh.
  • Naik-turun. Berikan anak kesempatan naik-turun kursi sendiri dalam pengawasan Anda. Aktivitas ini bisa membantu memupuk rasa percaya dirinya. Anda juga dapat meminta balita berjalan dengan berpegangan pada sisi meja atau kursi, lalu berpindah dari kursi ke kursi. Pastikan benda-benda yang dijadikan pegangan oleh anak itu berdiri cukup kokoh dan tidak mudah bergeser, serta tidak bersudut tajam.
  • Ambil mainan. Letakkan mainan favoritnya dalam jarak tertentu, jangan terlalu jauh. Iming-imingi anak agar mau berjalan walau sambil berpegangan untuk meraih mainannya itu. Bila memungkinkan dan aman, biarkan si kecil berjalan di lantai yang tidak rata. Cara ini akan menguatkan otot-otot kaki dan tungkai.
  • Mendorong. Beri anak mainan yang dapat didorong sebagai alat bantu si kecil belajar berjalan. Anak di rentang usia ini memang senang mendorong-dorong benda, bukan? Jangan lupa menyemangatinya agar ia merasa fun.
  • Pindah barang. Beri anak mainan truk atau gerobak yang dapat ditarik dengan tali. Ajak dia memindah-mindahkan mainan dari satu tempat ke tempat lain.
  • Tanpa alas kaki. Biarkan kaki anak tanpa alas kaki, seperti kaus kaki atau sepatu, saat belajar berjalan. Selain lebih leluasa mencari keseimbangan, ia juga sangat memerlukan indera peraba di kakinya.
  • Bye..bye.. baby walker. Tidak disarankan melatih anak belajar berjalan menggunakan baby walker. Alat ini dapat menganggu perkembangan otot-otot kaki, misalnya karena telapak kaki anak tidak menapak dengan baik, cenderung jinjit. Selain itu, alat ini bisa memunculkan bahaya, anak terjungkal misalnya. Kecelakaan seperti ini bisa serius akibatnya.Sumber

Senin, 02 Januari 2017

Tips Agas Bayi Tidak Menangis Saat Dimandikan

Tips Agas Bayi Tidak Menangis Saat Dimandikan


1. Jangan Lakukan Dengan Paksa

Ketika bunda melihat jam dan telah menunjukan waktu atau jadwal mandi si buah hati dan pada saat bunda hendak membuka bajunya atau mempersiapkan semua peralatan mandi si kecil sudah mulai terlihat rewel. Maka sebaiknya jangan paksakan hal ini. Bila pada saat bunda mencelupkan si kecil kedalam air dan ia berubah menjadi histeris, maka tidak ada salahnya membawa kembali si buah hati dan meletakkannya pada kasurnya.

Kegiatan memandikan bayi memang bertujuan untuk membersihkan si bayi sekaligus merelaksasi tubuhnya. Akan tetapi bukan berarti anda memaksanya dan mengabaikan rengekan si buah hati. Sebaliknya, mandikanlah si bayi dengan mengelapnya menggunakan washlap atau sponge yang basah.

Bunda perlu mempertimbangkan kembali beberapa hal diatas, bisa jadi si kecil tidak suka dengan air mandi yang membasahi kulitnya karena berbagai faktor. Untuk itulah, supaya mereka mulai terbiasa terkena air dibagian kulitnya, maka lakukan dengan perlahan dengan cara mengelap tubuhnya.

Nah, setelah beberapa kali mandi dengan cara ini, maka mulailah memandikan bayi dalam bak plastik yang khusus untuk bayi dengan sedikit air.

2. Ikut Mandi Bersamanya

Sebagaimana telah dijelaskan diatas, ada sebagian bayi yang menganggap bak mandi itu terlihat menyeramkan. Apalagi ditambah dengan gelembung dan busa sabun yang memenuhi bagain bak mandi. Belum lagi air yang mengisi didalamnya seolah menjadi hal yang akan sangat menakutkan untuk sebagian bayi.

Nah, untuk meyakinkan pada si buah hati bahwa kegiatan mandi dengan bermain busa adalah hal yang menyenangkan, maka tidak ada salahnya untuk ikut mandi bersama dengan mereka. Sama halnya dengan orang dewasa, anak bayi pun perlu diyakinkan betul bahwa apa yang akan dihadapinya adalah hal yang aman. Dengan demikian cobalah ikut bergabung bersama dengan buah hati anda pada saat mandi.

Selain itu, jangan lupa buat ritual permainan lucu dan bermain bersama dengan bayi anda. Ketika bayi mendapati ekspresi anda menyenangkan dan tenang, maka hal ini akan perlahan membuat bayi yakin bahwa kegiatan ini cukup menyenangkan untuk dilakukan.

3. Jangan Panik

Tidak sedikit ibu, terutama ibu baru yang akan merasa panik sehingga wajah tidak tenang dan tegang pun akan secara spontan tergambar pada wajahnya. Ketika ekspresi anda tidak meyakinkan bahwa apa yang akan dihadapi si buah hati adalah hal yang aman, maka jangankan bayi anda orang lain yang anda mandikan saja mungkin akan ikut cemas.

Nah, untuk itulah, lakukan dengan perlahan dan jangan tegang atau panik. Upayakan tetap tenang dan pasanglah wajah ceria sambil mengajak bayi anda bermain. Selain itu, kewaspadaan dan kehati-hatian akan menjadi faktor yang mendukung keselamatan si buah hati pada saat ia dimandikan.

4. Cobalah Berbagai Waktu

Tidak perlu seperti orang dewasa yang memiliki jadawal mandi teratur yakni pagi dan malam hari. Apalagi mengingat tubuh bayi tidak akan berkeringat terlalu berlebihan dan tidak banyak debu dan kotoran yang menempel padanya. Untuk itu, sebaiknya tidak menerapkan hal ini pada si kecil dengan menuntutnya harus mandi tepat pada waktunya.

Bila si kecil menangis pada saat ia dimandikan di pagi hari, namun tidak terlalu rewel saat mandi di sore hari. Nah, maka mungkin hal ini bisa diartikan bahwa si kecil tidka terlalu suka dengan kegaitan mandi di pagi hari.

Untuk itu, maka bunda bisa mengatasi hal ini dengan menghilangkan kegiatan mandi pagi dan hanya melakukannya pada sore hari. Saat pagi hari bunda cukup mengelap tubuhnya dan membalurkan minyak serta bedak untuk si kecil agar ia menjadi lebih segar. Lalu gantilah bajunya dengan baju yang baru.

Selain itu, bila bunda mau, maka bunda bisa memandikan mereka sesuai dengan moodnya. Saat mood si kecil terlihat baik di siang hari, maka mandikan mereka pada waktu itu agar mereka tidak terlalu histeris.

5. Periksa Kembali Suhu Air

Sebelum terburu memasukkan si kecil kedalam bak mandi yang berisi air, maka sebaiknya periksa terlebih dahulu suhu air tersebut. Air yang digunakan untuk mandi bayi tidak boleh dibuat terlalu panas atau terlalu dingin.

Untuk mengatasi hal ini, bunda bisa mencelupkan sikut tangan bunda kedalam air. Mengapa bagian sikut? Hal ini dikarenakan sikut kita umumnya lebih sensitif dibandingkan dengan bagian tangan kita. Selain itu, bila bunda ingin mencampurkan air dingin bersama dengan air panas, ada baiknya tuangkan terlebih dahulu air dingin baru tambahkan dengan air panas.

Urutan pemberian air ini sangat penting, karena ada beberapa kejadian dimana si kecil terseduh air panas karena disiram atau dicelupkan kedalam air panas yang lupa dicampur dengan menggunakan air dingin. Untuk itu, kehati-hatian dan kewaspadaan akan dituntut dalam hal ini guna menghindarkan kejadian tidak diinginkan terjadi pada buah hati anda tercinta.

6. Jadilah Kreatif

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjadikan kegiatan mandi menjadi menyenangkan untuk bayi anda. Penuhi bak mandi si kecil dengan berbagai jenis mainan yang aman dan mengambang untuknya. Setelah itu, buatlah sebuah permainan dan perkenalkan jenis mainan tersebut padanya.

Upayakan segala hal agar si buah hati menikmati kegiatan mandinya sehingga perhatiannya teralihkan. Saat ia menikmati kegiatan mandinya, maka tidak ada alasan untuknya menjadi rewel atau menangis pada saat dimandikan.

Selain itu bunda juga bisa membelikan cairan sabun yang berwarna-warni namun aman untuk mereka. Warna-warna yang mencolok akan menarik perhatian si kecil untuk lebih bersemangat mandi. Atau bila bunda memiliki anak yang lebih tua, maka ajaklah si kakak untuk mandi bersama dengan si adik kecil. Saat ada teman seusianya berada di dekatnya, kecemasan dan perasaan tidak nyaman pada si bayi umumnya akan dapat menghilang seketika.

Demikian beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi bayi yang rewel dan menangis pada saat dimandikan. Semoga cara diatas bermanfaat dan bisa diterapkan dirumah dengan mudah
Sumber