Salah satu dari berbagai jenis-jenis pintu rumah adalah
pintu geser. Pintu geser tidak memerlukan area yang cukup besar untuk
membukanya, oleh karena itu pintu model ini akan cocok diletakkan di
ruangan rumah yang sempit. Namun bukan berarti rumah yang luas tidak
cocok menggunakan pintu geser. Pintu geser dapat terbuat dari kaca, kayu
atau aluminium .
Salah satu model pintu geser yang dapat anda buat sendiri adalah yang
terbuat dari kayu. Bagaimanakah caranya? Berikut langkah-langkah yang
perlu anda ikuti untuk cara membuat pintu geser kayu : .
- Penempatan pintu yang sesuai

Mula-mula, tentukan penempatan pintu geser di rumah anda. Jika anda
berniat mengganti pintu lama dengan pintu geser kayu baru, pastikan
untuk melepasnya dengan teliti sehingga tidak merusak kusen terutama
jika pintu lama tersebut menggunakan engsel putar.
Karena nantinya kusen tersebut juga akan dipakai oleh pintu geser
kayu, engsel hars terlepas sempurna. Anda akan perlu pula memeriksa
kondisi dinding sekitar kusen, apakah terdapat retakan atau tidak.
Segeralah perbaiki retakan karena tembok yang retak itu berbahaya.
- Pemilihan jenis kayu yang diinginkan
Ada
beragam jenis kayu yang dapat digunakan untuk membuat pintu. Mulai dari
kayu jati, kayu meranti ataupun kayu ulin. Tiap kayu memiliki kelebihan
dan karakteristik yang berbeda-beda. Harga yang ditawarkan pun
bervariasi dilihat dari ukuran kayu, kualitas serta asal kayu tersebut.
Selain itu, masing-masing kayu memiliki warna yang sepintas berbeda.
Kayu meranti merah memiliki serat yang timbul jelas dan berwarna
kemerahan sementara kayu ulin berserat halus dengan warna cokelat muda.
Anda mungkin dapat mempertimbangkan untuk memilih kayu yang ringan agar
pintu geser mudah untuk digerakkan.
- Pembuatan kerangka
Jika
anda telah memilih kayu untuk pintu geser, tahapan selanjutnya yaitu
pembuatan kerangka. Kerangka yang akan dibuat harus disesuaikan dengan
kusen di dinding. Ukuran standar adalah 180 cm x 50 cm. Anda akan
memerlukan 7 bilah kayu dengan panjang yang berbeda. Empat buah kayu
dipotong sesuai ukuran kusen sementara dua kayu dipotong dengan ukuran
setengah dari panjang kusen.
Sepotong kayu terakhir dipotong sesuai lebar kusen yang ada.
Kemudian, potong pula dua buah triplek berukuran 180 cm x 50 cm yang
nantinya akan berfungsi menutupi kerangka kayu. Gunakan gergaji kayu
untuk memotong dan jangan sampai ukurannya meleset agar kayu tidak
terbuang sia- Jangan lupa untuk mengamplas kayu untuk menghilangkan
serat-serat yang mencuat.
- Penyusunan kerangka pintu
Tahap
lanjutan dari pemotongan kayu untuk kerangka adalah penyusunan kayu
tersebut menjadi kerangka pintu utuh. Seperti yang telah dijelaskan
sebelumnya bahwa terdapat 7 bilah kayu yang terbagi ke dalam tiga
bagian. Bagian yang harus disusun pertama yaitu empat buah kayu yang
berukuran sesuai kusen. Gabungkanlah menjadi bentuk persegi panjang
menggunakan paku kayu.
Lalu, sebilah kayu selebar kusen diletakkan persis di tengah kerangka
persegi panjang. Jangan lupa untuk memasang paku agar tidak
bergeser-geser. Terakhir, dua buah kayu dengan panjang setengah dari
total panjang kusen akan dipasang secara horizontal di tengah kerangka.
Pada tahap ini, kerangka akan membentuk empat sekat. Selanjutnya, pasang
triplek di kedua sisi kerangka. Triplek harus menutupi seluruh kerangka
kayu.
- Poles pintu dengan cat
Kini
pintu yang anda buat hampir selesai. Untuk menambah estetika, poleslah
pintu tersebut dengan cat kayu. Jangan lupa untuk mengamplas terlebih
dahulu pintu yang sudah jadi agar lapisannya halus dan memudahkan proses
pengecatan.
Anda dapat menyesuaikan dengan selera, apakah ingin memilih warna
netral seperti cokelat ataupun warna-warna semarak seperti merah atau
biru. Sesuaikan cat dengan interior rumah anda agar senada. Jika ruangan
rumah menggunakan wallpaper ,
sebisa mungkin warna cat juga disesuaikan agar memberi kesan yang
indah. Warna pintu yang kontras dengan wallpaper akan membuat ruangan
terasa ramai dan sempit
- Tambahkan roda dan gagang pintu
Yang
membedakan pintu geser dengan pintu konvensional adalah penggunaan roda
yang memungkinkan pintu dapat digeser. Maka, ketika selesai mengecat
pintu anda kemudian perlu menambahkan roda di sisi bawah pintu.
Diperlukan dua buah untuk dipasang. Satu buah pada ujung kanan dan satu
di ujung kiri.
Perlu diingat, saat membeli roda baiknya anda memilih roda yang cukup
kuat untuk menopang berat pintu. Roda pada pintu dipasang menggunakan
sekrup ulir, maka akan perlu bor untuk memberi lubang. Setelah roda,
pasangkan gagang pintu di kedua sisi kayu. Gagang pintu yang dibutuhkan
adalah yang sederhana tanpa lubang kunci, biasanya gagang untuk pintu
geser berbentuk cekungan ke dalam.
- Berikan cincin untuk menyangga
Berbeda
dengan jenis pintu konvensional yang menggunakan engsel untuk dapat
membuka dan menutup, pintu geser akan memerlukan rel serta roda yang
memungkinkan pergerakan pintu. Pada bagian atas pintu geser, nantinya
akan menjadi penyangga pintu tersebut. Sebelum disangga, sematkan cincin
besi paling tidak sebanyak dua buah di tiap ujung atas pintu.
Semakin lebar pintu geser tentu semakin membutuhkan banyak cincin
besi agar seimbang. Pasanglah cincin besi tersebut dengan kuat
menggunakan sekrup. Cincin besi ini harus mampu menahan berat pintu,
maka pastikanlah terpasang sempurna. Dengan adanya cincin besi, maka
pintu geser akan dapat menggantung pada pipa besi yang ditempelkan pada
dinnding
- Memasang Pipa besi
Aksesoris
untuk memasang pintu geser memang lebih banyak dibanding pintu engsel.
Selain cincin besi, anda masih harus memasang pipa besi di dinding. Pipa
besi berfugsi sebagai penyangga pintu geser di bagian atas, maka letak
pemasangannya adalah di bagian atas kusen pintu. Pasanglah pipa besi
setidaknya dua kali lipat dari lebar kusen. Namun jika anda ingin pintu
dapat bergeser ke dua sisi yaitu kiri dan kanan, maka pipa besi harus
memiliki panjang setidaknya tiga kali lipat lebar kusen. Untuk memasang
pipa besi ke dinding, gunakan material yang berfungsi untuk
menghubungkan pipa dengan dinding sebagaimana yang tampak pada gambar di
samping. Pipa besi tersebut nantinya akan dipasangi pintu melalui
cincin besi yang sebelumnya telah disematkan pada bagian atas pintu
geser.
9. Menggabungkan pintu dengan kusen
Kini
saatnya untuk menyatukan pintu dengan kusen. Anda mungkin akan
membutuhkan bantuan orang lain untuk mengangkat pintu ini, apalagi jika
pintu terbuat dari material kayu yang berat seperti kayu jati.
Cara menyatukan pintu dengan kusen pertama-tama masukkan pintu ke
pipa besi melewati cincin yang telah terpasang di bagian atas. Sementara
cincin masuk, sesuaikan roda dengan gerendel bawah. Roda dan cincin
harus masuk bersamaan kemudian geser pintu hingga berada di dalam kusen.
Ketika keduanya telah terpasang maka pintu geser sudah siap digunakan.
10. Periksa kembali pintu geser

Akhirnya
seluruh tahapan membuat pintu geser kayu telah anda selesaikan. Kini
saatnya untuk mengecek apakah pntu geser tersebut dapat beroperasi
dengan baik. Cobalah untuk mengetesnya dengan menggeser bolak-balik ke
tiap arah. Jika pintu dapat berjalan tanpa hambatan, maka pintu geser
pun siap digunakan
Jika anda ingin menggunakan pintu geser
sebagai pintu utama rumah, pastikan pintu tersebut dapat terkunci rapat
untuk mencegah rumah kemalingan. Bagi
rumah dengan desain minimalis, akan lebih cocok jika pintu geser terbuat dari aluminium
Tutorialnya sangat bagus sekali
BalasHapushttp://tokokaranganbungabandung.com
Tutorialnya sangat bagus sekali
BalasHapushttp://tokokaranganbungabandung.com